Nyunatan
atau khitanan selain merupakan acara adat, juga merupakan acara keagamaan. Dalam
acara nyunatan atau khitan ini ada beberapa hal yang harus dilakukan menjelang
nyunatan . pada upacara adat nyunatan, biasanya masyarakat suku sasak melakukan
pesta untuk acara nyunatan yang dalam bahasa sasak acara tersebut disebut dengan “begawe”. Dalam prosesi begawe ini banyak sekali
dilalui berbagai macam acara salah satunya yaitu “Peraje (jaran kamput)” .
Pada puncak
prosesi khitanan, ponggok peraja biasa digunakan untuk memandu atau mengusung
anak yang akan dikhitan. Biasaya itu dilaksanakan pada saat akan dilakukannya
“mandik peraja” yaitu prosesi memandikan anak yang akan dikhitan.anak yang akan
dikhitan inilah yang disebut dengan peraje (orang yang dimuliakan). Dalam konsep
budaya masyakat pringgabaya dan sekitarnya, khitanan sering disebut dengan
istilah “nyelamin” (menginslamkan). Sebab anak-anak yang belum dikhitan
dianggap masih kotor sehingga dengan diadakannya khitanan dan mereka dianggap
benar-benar suci sebagai penganut agama islam setelah dikhitan.
Sebelum dan
sesudah anak yang akan dikhitan dimandikan terlebih dahulu, selanjutnya ia ditandu keliling kampung dengan
menggunakan ponggoan kuda, itulah sebabnya atraksi ini disebut dengan istilah
“ponggok peraja”. Pagi hari sebelum anak dikhitan, anak itu juga akan ditandu
keliling kampung dengan atraksi ponggok peraja. Hal ini dilakukan sebagai
perlambangan betapa mulia dan sakralnya pelaksanaan khitanan dalam budaya suku
sasak dan agama islam. Atraksi poggok peraja biasanya diiringi oleh musik
tradisional gendang beleq.


Wah. luar biasa.
BalasHapusterimakasih, semoga bermanfaat
HapusWah
BalasHapusluar biasa akhi...
BalasHapusMnurut pnulis Apa manfaat seorg anak yg akan disunat di iring-iringi dengan music tradisional?
BalasHapusPostingan yg bagus dan menarik
BalasHapusamin, terimakasih
HapusKeren.
BalasHapusTerimakasih unt ilmunya sangat bermanfaat.
terimakasih kembali
Hapussemangat dalam membuat artikel kebudayaan. semoga generasi muda setelah membaca ini, bisa melestarikan tradisi
BalasHapusamin,mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semua
HapusTradisi sunatan praje msh dilestarikan di daerah saya.
BalasHapusamin,tetap semangat untuk melestarikan budaya daerah kita
HapusTradisi sunatan praje msh dilestarikan di daerah saya.
BalasHapusInformasi yg bermamfaat. Semoga tradisi tersebut tetap di jaga.
BalasHapusterimakasih, aminn
HapusApa manfaat anak itu harus ditandu???
BalasHapusUnik yaa,terimakash jadi nambah wawasan sya.
BalasHapusMenarik tadisinya saudriku
BalasHapus