Jumat, 29 Desember 2017

Tradisi Peraje Masyarakat Sasak



Nyunatan atau khitanan selain merupakan acara adat, juga merupakan acara keagamaan. Dalam acara nyunatan atau khitan ini ada beberapa hal yang harus dilakukan menjelang nyunatan . pada upacara adat nyunatan, biasanya masyarakat suku sasak melakukan pesta untuk acara nyunatan yang dalam bahasa sasak  acara tersebut disebut dengan “begawe”.  Dalam prosesi begawe ini banyak sekali dilalui berbagai macam acara salah satunya yaitu “Peraje (jaran kamput)” .

Pada puncak prosesi khitanan, ponggok peraja biasa digunakan untuk memandu atau mengusung anak yang akan dikhitan. Biasaya itu dilaksanakan pada saat akan dilakukannya “mandik peraja” yaitu prosesi memandikan anak yang akan dikhitan.anak yang akan dikhitan inilah yang disebut dengan peraje (orang yang dimuliakan). Dalam konsep budaya masyakat pringgabaya dan sekitarnya, khitanan sering disebut dengan istilah “nyelamin” (menginslamkan). Sebab anak-anak yang belum dikhitan dianggap masih kotor sehingga dengan diadakannya khitanan dan mereka dianggap benar-benar suci sebagai penganut agama islam setelah dikhitan.

Sebelum dan sesudah anak yang akan dikhitan dimandikan terlebih dahulu, selanjutnya ia ditandu keliling kampung dengan menggunakan ponggoan kuda, itulah sebabnya atraksi ini disebut dengan istilah “ponggok peraja”. Pagi hari sebelum anak dikhitan, anak itu juga akan ditandu keliling kampung dengan atraksi ponggok peraja. Hal ini dilakukan sebagai perlambangan betapa mulia dan sakralnya pelaksanaan khitanan dalam budaya suku sasak dan agama islam. Atraksi poggok peraja biasanya diiringi oleh musik tradisional gendang beleq.



 

19 komentar:

  1. Mnurut pnulis Apa manfaat seorg anak yg akan disunat di iring-iringi dengan music tradisional?

    BalasHapus
  2. Keren.
    Terimakasih unt ilmunya sangat bermanfaat.

    BalasHapus
  3. semangat dalam membuat artikel kebudayaan. semoga generasi muda setelah membaca ini, bisa melestarikan tradisi

    BalasHapus
  4. Tradisi sunatan praje msh dilestarikan di daerah saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. amin,tetap semangat untuk melestarikan budaya daerah kita

      Hapus
  5. Tradisi sunatan praje msh dilestarikan di daerah saya.

    BalasHapus
  6. Informasi yg bermamfaat. Semoga tradisi tersebut tetap di jaga.

    BalasHapus
  7. Apa manfaat anak itu harus ditandu???

    BalasHapus
  8. Unik yaa,terimakash jadi nambah wawasan sya.

    BalasHapus